Masyarat Peduli Data
Laporan: A. Mahbub Djunaidi, Kasubbid Statistik Bappeda Blora | Tertanggal 27 August 2014
Kepala Bappeda Kabupaten Blora sedang menyampaikan materi Bintek DDA.
Kepala Bappeda Kabupaten Blora sedang menyampaikan materi Bintek DDA.

DATA baru ada fungsinya bila mengerti manfaat data, demikian pernyataan Kepala Bappeda Ir. Samgautama Karnajaya, MT saat menjadi nara sumber Bimbingan Teknis (Bintek) Daerah Dalam Angka di Gedung Bappeda Blora tanggal 25-26 Agustus 2014. Bintek atau workshop yang diikuti oleh 60 peserta kontributor data ini sangat diapresiasi oleh peserta karena sebagai sarana komunikasi dan sharing data. Sebagian ada yang mengeluh bahwa data yang diminta tidak menjadi kewenangan salah satu dari peserta. Melalui bintek yang difasilitasi oleh Bappeda, maka data tersebut dapat dilimpahkan kepada peserta lain yang mempunyai kewenangan mengeluarkan data.

Lebih lanjut Pak Sam (panggilan akrab Samgautama) menyampaikan bahwa saat ini masyarakat sudah berani mengkritisi data yang dipublikasikan oleh pemerintah daerah.

“Beberapa saat yang lalu pernah diprotes oleh masyarakat tentang data jumah penduduk menurut agama ada yang perlu ditinjau”, paparnya kepada peserta bintek.

Untuk mengatasi hal tersebut Pak Sam juga menghimbau kepada peserta agar mencermati data yang telah disampaikan kepada Bappeda ketika ekspose data Daerah Dalam Angka. Selain itu Pak Sam menyampaikan bahwa Bappeda Blora merencanakan membuat e-data sebagai langkah awal untuk menyiapkan data base yang digunakan dasar dalam perencanaan pembangunan.

“Saat ini Bappeda Blora baru menyiapkan e-planning, dalam waktu yang tidak terlalu lama, Bappeda akan menyusun e-data”, tambahnya. Menurutnya, dengan adanya e-data, nantinya akan mampu mengestimasi anggaran, karena data yang digunakan sebagai dasar perencanaan telah disusun secara valid dan di update setiap semesteran.

Untuk update data semesteran, Bappeda telah mengambil langkah inovasi berupa peluncuran tim wawancara dan update data desa yang anggotanya dari TNI/Polri. Hal ini dilaksanakan setelah dilaksanakan kordinasi aktif antara Bappeda dengan TNI/Polri tentang pentingnya data bagi penyelenggara pemerintah. Di satu sisi, TNI/Polri juga membutuhkan data sebagai langkah pengamanan dan pertahanan di wilayah Kabupaten Blora.

Dalam kesempatan yang berbeda Kapolres Blora Mujiyono melalui Kabagren I Gede Arda mengatakan bahwa Polri selalu siap dalam mengamankan pemerintah. “Kami juga memerlukan data dalam menyusun perencanaan pengamanan di wilayah Kabupaten Blora”, jelasnya. Demikian pula halnya Dandim Blora Letkol Afirul Mutaqin melalui Pasi Ter Kapten CHB Sudiyono menjelaskan bahwa TNI siap mengawal dalam menyusun data berbasis desa dan kecamatan.

“Kami siap membantu pemerintah daerah dalam mendataan mulai dari desa agar peta pertahanan di wilayah Kabupaten Blora dapat kami sempurnakan bersama-sama dengan pemerintah Kabuaten Blora melalu Bappeda”, tuturnya. (*)

Komentar Anda