Sedekah Bumi Arti Sebuah Rasa Syukur Atas Nikmat Allah
Laporan: Pegawai Bappeda | Tertanggal 30 August 2017

WhatsApp-Image-2017-08-10-at-22.11.05

Kamis, 10 Agustus 2017 – Tim KKN Mandiri Blora mendapatkan undangan untuk menghadiri acara sedekah bumi di Dusun Kopen, Desa Ngumbul, Kecamatan Todanan. Sekitar pukul 12.30 WIB acara sedekah bumi dimulai dengan runtutan acara, kondangan, sambutan ketua tokoh dan di tutup dengan doa syukur.

Dalam sambutannya Kamituwo Dusun Kopen mengatakan, “acara Sedekah Bumi yang dilakukan di Dusun Kopen merupakan kegiatan turun temurun yang sudah berlangsung lama. Tujuan acara ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat Allah yang telah dikaruniakan, terutama nikmat bumi. Karena dari bumilah kita  berasal, makan dari hasil bumi dan hidup di bumi juga” Paparnya.

Acara sedekah bumi dilakukan di Punden tepatnya di area Sendang Gede Kopen. Alasannya, karena sebelum ada masjid dan bangunan rumah lainnya, di Punden itu sendiri awal cikal bakal lahirnya Dusun Kopen. Dengan tujuan (1) Mengingatkan akan sejarah berdirinya Dusun Kopen. (2) Punden tersebut dekat dengan Sendang “mata air”. (3) Tempatnya strategis untuk berkumpul dan bersilaturrahim, tutur Kamituwo Dusun Kopen Bapak Sucipto.

Masyarakat sangat antusias dengan acara tersebut  baik anak-anak, muda maupun tua. Setiap kepala keluarga membawa sedekahan berupa makanan seperti  nasi ingkung, nasi peyek, bugis, tape ketan dan pisang.  Acara sedekah bumi di tutup dengan doa yang dipimpin oleh Sesepuh Dusun yang diamini oleh masyarakat. Selanjutya masyarakat bertukar sedekahan antara satu dengan yang lain secara tertib.

“Dari pantauan  Tim KKN Mandiri Blora ada beberapa hal yang menjadi pengetahuan baru (1) Sedekah bumi dilakukan pada bulan apit karena bulan itu bulan selo atau longgar karena tidak ada kegiatan keagamaan selain kewajiban. (2) Bulan apit adalah bulan dimana masyarakat telah panen. (3) Acara seperti itu merupakan cara efektif untuk mengumpulkan masyarakat dari berbagai lapisan.”

Sumber

Komentar Anda