SMAN 1 Blora Kembali Masuk Tahap Final dalam Kompetisi Toyota Eco Youth 10 Tahun 2016
Laporan: Pegawai Bappeda | Tertanggal 23 February 2017
Karya SMAN 1 Blora yang Diikutsertakan dalam Kompetisi Toyota Eco Youth 10 Tahun 2016
Karya SMAN 1 Blora yang Diikutsertakan dalam Kompetisi Toyota Eco Youth 10 Tahun 2016

 

Setelah tahun lalu berhasil meraih juara II kompetisi nasional Toyota Eco Youth 9 tahun 2015, kali ini Sekolah Menengah Negeri 1 (SMAN 1) Blora kembali masuk sebagai finalis pada kompetisi yang sama tahun ini. Pada Toyota Eco Youth 10 tahun 2016 SMAN 1 masuk ke babak final dengan judul karya “Sandal Organik dengan Alas dari Limbah Serbuk Kayu”.

Dalam rangkaian proses penjurian Toyota Eco Youth 10 tahun 2016 di SMAN 1 Blora pada hari Kamis tanggal 13 Oktober 2016, dilakukan dua tahap penjurian. Tahap pertama adalah presentasi siswa dilanjutkan tahap kedua peninjauan lapangan. Presentasi siswa dilakukan di aula SMAN 1 di hadapan juri dari kompetisi Toyota Eco Youth 10 serta Bp. Wakil Bupati Blora, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Blora serta perwakilan dari beberapa SKPD di lingkungan Kabupaten Blora.

Kepala Sekolah Menengah Negeri 1 Blora membuka acara dengan menyatakan bahwa karya ini memanfaatkan limbah yang banyak terdapat di Kabupaten Blora yaitu limbah kayu jati sisa olahan mebel ataupun sisa bahan bangunan. Karya siswa SMAN 1 Blora tersebut juga tidak hanya berhenti sebagai karya penelitian sekolah namun juga telah dijual secara umum dengan melibatkan desa binaan yang terletak di Desa Karangjati Kecamatan Blora Kabupaten Blora. Dinyatakan juga bahwa proses penjurian kali ini bukanlah tahap akhir melainkan masih akan ada lagi proses penjurian pada tanggal 5 sampai 7 Desember 2016 di Jakarta. Diharapkan agar kompetisi Toyota Eco Youth ini mampu memacu semangat siswa untuk terus berprestasi mengingat hasilnya akan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar maupun diri siswa sendiri yang terbiasa berkompetisi menghasilkan sesuatu yang inovatif.

Juri dari Toyota Eco Youth 10 tahun 2016 memberikan sambutan berikutnya dengan melakukan “wefie” untuk mencairkan suasana. Juri mengajak agar peserta bergembira dalam kompetisi ini karena tidak ada yang harus ditakuti. Kepada SMAN 1 diberikan ucapan selamat karena memiliki tradisi untuk masuk sebagai finalis selama dua tahun berturut-turut sejak 2015 bahkan memperoleh juara II pada kompetisi tahun sebelumnya. Pada tahun 2015, dari 1700-an proposal yang masuk SMAN 1 Blora berhasil meraih juara II sedangkan tahun 2016 ini dari sekitar 2500 proposal yang masuk SMAN 1  Blora telah berhasil masuk ke tahap final pada proses penjurian yang masih berjalan. Juri memberikan beberapa kisi-kisi agar SMAN 1 Blora dapat meraih juara umum. Kisi-kisi tersebut antara lain adalah bahwa gagasan yang diusulkan harus bermanfaat bagi lingkungan sekitar sekolah pada radius sekitar 2 kilometer. Karya yang diusulkan juga harus merupakan inovasi berkelanjutan yang membawa manfaat bagi masyarakat sekitar. Ini selaras dengan tujuan utama kompetisi Toyota Eco Youth yaitu bagaimana sekolah dapat membawa solusi bagi permasalahan di sekitar lingkungan sekolah. Dinyatakan bahwa kelemahan SMAN 1 Blora pada kompetisi sebelumnya sehingga hanya meraih juara II adalah bahwa media sosial kurang dioptimalkan. Pengoptimalan media sosial terutama instagram dilakukan oleh salah satu wakil dari Bandung sehingga mereka meraih juara umum. Diharapkan pada tahun ini seluruh pihak termasuk jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Blora untuk memberi dukungan di sosial media.

Sambutan berikutnya adalah dari Bp. Wakil Bupati Blora. Dalam sambutannya beliau menyatakan bahwa karya yang diusung oleh siswa SMAN 1 Blora dalam kompetisi Toyota Eco Youth 10 ini adalah relevan dengan kondisi yang ada di Kabupaten Blora. Dengan hampir 48% luas daerah yang berupa hutan jati, Kabupaten Blora perlu solusi untuk mengatasi limbah-limbah kayu jati yang dihasilkan oleh beberapa proses produksi antara lain industri mebel dan bahan bangunan. Untuk itu, agar karya yang bermanfaat ini dapat memenangkan kompetisi tahun ini, Bp. Wakil Bupati Blora meminta Ka. Bag. Humas Setda Kab. Blora yang ikut serta dalam acara tersebut agar mengoptimalkan media sosial yang dimiliki Pemkab Blora untuk mendukung promosi terhadap karya siswa SMAN 1 Blora tersebut.

Setelah sambutan-sambutan, maka dilakukan presentasi singkat oleh dua orang siswa perwakilan tim SMAN 1 Blora yang mengikuti kompetisi Toyota Eco Youth 10 tahun 2016. Karena waktu presentasi dibatasi sekitar 10 menit, maka pemapar memberikan penjelasan secara singkat dan padat tentang karya mereka. Dimulai dengan latar belakang karya mereka yaitu bahwa 48% luas wilayah Kabupaten Blora adalah hutan jati sehingga perlu solusi untuk mengatasi limbah kayu jati yang melimpah serta banyaknya ibu rumah tangga yan memerlukan penghasilan tambahan. Dari hal-hal tersebut muncullah ide besar mereka yaitu agar limbah kayu jati yang ada dapat diolah secara ramah lingkungan dan agar hasil olahan limbah tersebut dapat dijual secara umum. Para siswa tersebut telah menemui beberapa pihak untuk diajak bermitra dalam kegiatan tersebut antara lain perusahaan-perusahaan mebel dan konstruksi di sekitar mereka untuk dimintai limbah kayu jati yang tidak digunakan, serta beberapa pengusaha untuk membantu pemasaran produk mereka. Proses sosialisasi produk telah mereka lakukan di lingkungan sekolah maupun di organisasi seperti Pramuka. Rencana ke depan mereka adalah agar pihak Pemerintah Daerah dapat membantu pengembangan produk mereka serta agar produk mereka memiliki desain serta kualitas yang lebih baik lagi.

Tanggapan dari juri adalah bahwa perlu diperhatikan waktu presentasi yang diberikan selama 10 menit agar dioptimalkan sehingga hanya informasi yang benar-benar penting dan ingin ditekankan saja yang dipaparkan. Juga disarankan agar karya tersebut di-endorse ke berbagai pihak termasuk Bp. Wakil Bupati yang hadir beserta para kepala SKPD di lingkungan Kabupaten Blora. Juga perlu ditekankan kesesuaian proposal dengan implementasinya. Jika ada perubahan terhadap proposal agar disampaikan dengan memberikan penjelasan. Disarankan juga agar presentasi dilakukan secara interaktif terutama dengan juri yaitu antara lain dengan memberikan contoh produk kepada juri untuk diamati. Dikomentari juga agar video yang ditampilkan jangan hanya berupa slideshow tetapi video bergerak dengan durasi tidak lebih dari 1 menit.

Pada tahap kedua yaitu peninjauan lapangan di desa binaan di Desa Karangjati Kecamatan Blora Kabupaten Blora, dilakukan pengamatan terhadap proses produksi oleh mitra di desa tersebut serta diperagakan proses pembuatan karya oleh para siswa. Pada kesempatan tersebut Bp. Wakil Bupati Blora beserta jajaran wakil SKPD di lingkungan Kabupaten Blora membeli beberapa produk sandal yang dihasilkan. Pada tinjauan tersebut juga dilakukan pengambilan video oleh Juri tentang Bp. Wakil Bupati yang mempromosikan karya para siswa SMAN 1 tersebut. Tinjauan lapangan diakhiri dengan wefie.

IMG_2127
Infografis tentang Sandal Organik Karya siswa SMAN 1 Blora

 

IMG_2129
Infografis tentang Karya SMAN 1 Blora yang Diikutsertakan dalam Kompetisi Toyota Eco Youth 10 Tahun 2016

 

IMG_2130
Replika Karya Siswa SMAN 1 Blora yang Menjadi Juara II dalam Kompetisi Toyota Eco Youth 9 Tahun 2016

 

IMG_2131
Karya SIswa SMAN 1 Blora yang Diikutsertakan dalam Kompetisi Toyota Eco Youth 10 Tahun 2016

 

IMG_2132
Karya SIswa SMAN 1 Blora yang Diikutsertakan dalam Kompetisi Toyota Eco Youth 10 Tahun 2016

 

IMG_2133
Karya SIswa SMAN 1 Blora yang Diikutsertakan dalam Kompetisi Toyota Eco Youth 10 Tahun 2016

 

IMG_2134
Karya SIswa SMAN 1 Blora yang Diikutsertakan dalam Kompetisi Toyota Eco Youth 10 Tahun 2016

 

IMG_2135
Bahan Dasar dari Karya Siswa SMAN 1 Blora yang Diikutsertakan dalam Kompetisi Toyota Eco Youth 10 Tahun 2016

 

IMG_2138
Hiburan sebelum acara dimulai oleh para siswa-siswi SMAN 1 Blora

 

IMG_2139
Bp. Wakil Bupati Blora (baju hijau) diapit Bp. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (sebelah kiri Bp. Wakil Bupati) dan Juri dari Toyota Eco Youth 10 (sebelah kanan).

 

IMG_2141
Juri kompetisi Toyota Eco Youth 10 memberikan arahan kepada siswa SMAN 1 Blora peserta kompetisi.

 

IMG_2146
Wefieee!

 

IMG_2147
Bp. Wakil Bupati Blora memberikan sambutan.

 

IMG_2148
Hiburan tari oleh siswi SMAN 1 Blora

 

IMG_2153
Perwakilan peserta kompetisi Toyota Eco Youth 10 dari SMAN 1 Blora sedang memberikan paparan.

 

IMG_2154
Perwakilan peserta kompetisi Toyota Eco Youth 10 dari SMAN 1 Blora sedang memberikan paparan.

 

IMG_2156
Foto Bersama setelah Tahap Presentasi Selesai.

 

IMG_2159
Tinjauan ke desa binaan

 

IMG_2162
Salah satu pengrajin yang terlibat dalam proses produksi di desa binaan di Desa Karangjati Kec. Blora Kab. Blora.

 

IMG_2164

 

IMG_2166
Para Pengrajin di Desa Binaan.

 

IMG_2171
Salah satu bahan dasar alas sepatu berupa serbuk kayu jati.

 

IMG_2176
Para siswa didampingi Juri memperagakan proses pembuatan karya mereka.

 

IMG_2181
Bp. Wakil Bupati Blora beraudiensi dengan salah satu pengrajin.

 

IMG_2184
Diskusi singkat Bp. Wakil Bupati dengan salah satu pengrajin.

 

IMG_2192
Bp. Wakil Bupati melihat salah satu produk sandal

 

IMG_2209
Bp. Wakil Bupati Blora beserta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (batik ungu) beserta jajarannya serta ibu Kepala Badan Lingkuingan Hidup Kab. Blora memamerkan hasil produksi yang diikutkan kompetisi.

 

IMG_2212
Proses pengambilan video yang disutradarai oleh Juri dari kompetisi Toyota Eco Youth 10 tahun 2016.

 

IMG_2223
Wefiee lagiiii!

 

IMG_2228
emangat bersama untuk kesuksesan SMAN 1 Blora dalam kompetisi Toyota Eco Youth 10 khususnya dan untuk kemajuan Blora umumnya

 

Komentar Anda