13 Juni 2019   09:13 WIB

VERIFIKASI USULAN DAK FISIK TAHUN 2020

VERIFIKASI USULAN DAK FISIK TAHUN 2020

VERIFIKASI USULAN DAK FISIK TAHUN 2020

Rapat Verifikasi Usulan DAK Fisik tahun 2020 dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2019 di Ruang Rapat Lantai 2 Bappeda Kabupaten Blora, Jalan GOR No. 10.

Dasar pelaksanaan adalah Pasal 8 Permenkeu No. 50/PMK.07/2017 tentang pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa serta Surat Menteri Keungan S-13/MK.7/2019 tanggal 24 April 2019 hal Pedoman Penyusunan dan Penyampaian Usulan DAK Fisik TA 2020.

OPD menyusun usulan DAK Fisik yang dirinci menurut kegiatan untuk masing-masing bidang/subbidang DAK Fisik dengan mengisi rincian kegiatan pada aplikasi KRISNA DAK (blorakab.krisna.systems)

Rapat di pimpin oleh Bpk Sekretaris Daerah, dan didampingi Asisten I dan III, dan di ikuti oleh Kepala OPD terkait meliputi DPUPR, Dinrumkimhub, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinakikan, Dindik, Dinkes, Dinperinaker, Dindagkop dan UKM, Dinporabudpar, Dindalduk KB, DLH, DPK, Dinsos P3A, RSUD dr. R. Soetijono Blora, serta RSUD dr. Soeprapto Cepu, Inspektur Daerah, Kabid Anggaran BPKAD, Kabag Adpem Sekda, Kabid dan Kasubbid Bappeda.

Acara dibuka oleh Kepala Bappeda. Kemudian dilanjutkan pembahasan oleh Sekreatris Daerah Kabupaten Blora.

Kepala Bappeda menyampaikan bahwa, “Aplikasi KRISNA dibuka sampai tanggal 15 Juni 2019, oleh karena itu OPD harus aktif dan selalu koordinasi dengan Bappeda”.

“DAK ditujukan untuk masyarakat Blora. Jika tidak ada niat untuk mengusulkan, maka tidak ada keinginan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Blora. Meskipun belum tentu usulan tersebut diterima’, jelas Sekretaris Daerah Kabupaten Blora.

Kemudian Bapak Sekda menyampaikan dan mengkonfirmasi usulan-usulan dari OPD yang mengusulkan DAK Fisik tahun 2020.

“Sebelum input usulan, diperhatikan kembali syarat-syarat usulan apakah termasuk perencanaan murni atau perubahan. Cek kembali kelengkapan usulan meliputi nama instansi pelaksana, TOR/KAK, data teknis, data pendukung (komponen dan readiness criteria), pengurutan prioritas detail rincian kegiatan, serta lock rincian kegiatan”, lanjut Sekretaris Daerah Kabupaten Blora.


Info