27 September 2019   09:04 WIB

Sosialisasi Pembentukan Tim Penanggulangan Kemiskinan Tingkat Desa Dan Kelurahan Di Kecamatan Se Kabupaten Blora

Sosialisasi Pembentukan Tim Penanggulangan Kemiskinan Tingkat Desa Dan Kelurahan Di Kecamatan Se Kabupaten Blora

Sosialisasi Pembentukan Tim Penanggulangan Kemiskinan Tingkat Desa Dan Kelurahan Di Kecamatan Se Kabupaten Blora

Untuk menggenjot penurunan angka kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Blora terus melakukan berbagai langkah inovasi. Salah satunya dengan membentuk Tim Penanggulangan Kemiskinan (TPK) tingkat Kecamatan hingga Desa / Kelurahan.

Sebelumnya Pembentukan Tim Penanggulangan Kemiskinan tingkat Kecamatan sudah disosialisasikan oleh Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Blora pada tanggal 22 Agustus di ruang pertemuan lantai 2 Bappeda Kabupaten Blora.

Di tingkat Desa dan Kelurahan, Sosialisasi Pembentukan Tim Penanggulangan Kemiskinan tingkat Desa / Kelurahan se Kabupaten Blora dilaksanakan mulai tanggal 16 September 2019 hingga 15 Oktober 2019. Diantaranya di Kecamatan Blora, Kecamatan Jepon, Kecamatan Jiken, Kecamatan Sambong, Kecamatan Cepu, Kecamatan Kedungtuban, Kecamatan Kradenan, Kecamatan Randublatung, Kecamatan Jati, Kecamatan Kunduran, Kecamatan Todanan, Kecamatan japah, Kecamatan Ngawen, Kecamatan Banjarejo, Kecamatan Tunjungan, dan Kecamatan Bogorejo. Dengan dihadiri Kepala Desa, Kepala Kelurahan, PKH, TKSK, unsur pendamping desa dan unsur pendamping lokal desa. 

Sekretaris Bappeda Kabupaten Blora berpesan untuk menanggulangi kemiskinan perlu eksekusi hulu dan hilir kemiskinan. Hulu terkait dengan update data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang harus diupdate secara berkala melalui musyawarah desa dan diverval  4 kali dalam 1 tahun yaitu di bulan Januari, April, Juli, Oktober. Sedangkan hilir terkait dengan langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten untuk menanggulangi kemiskinan seperti pelatihan ayam joper, pelatihan ternak kambing, pelatihan servis hp, serta mengoptimalkan dana desa melalui program padat karya dengan memprioritaskan warga miskin yang masuk DTKS yang memiliki kemauan besar untuk keluar dari DTKS.

Hasil dari sosialisasi tersebut diantaranya Segera membentuk Tim Penanggulangan Kemiskinan tingkat Desa / Kelurahan dengan waktu maksimal 2 minggu dan Segera melaporkan hasil pembentukan Tim Penanggulangan Kemiskinan tingkat Desa / Kelurahan tersebut kepada Tim TKPKD Kabupaten Blora melalui TPK tingkat Kecamatan.

Susunan organisasi Tim Penanggulangan Kemiskinan tingkat Desa/Kelurahan meliputi Penanggung jawab, Ketua, Sekretaris, Pokja Data dan Pengaduan, Pokja Kemitraan dan Usaha, Pokja Pemberdayaan dan Pendampingan. Tim TPK dapat melibatkan unsur-unsur yang ada di desa seperti Lembaga Swadaya Masyarakat, Lembaga pendidikan, Dunia usaha, dan Pemerintahan Desa/Kelurahan.

Diharapkan dengan pembentukan TPK tingkat Desa/ Kelurahan serta peran aktif dari semua pihak Desa dan Kecamatan, penurunan angka kemiskinan dapat memenuhi target RPJMD yaitu 10,5 - 11,2%.


Info