28 Januari 2021   12:41 WIB

Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Blora Tahun 2022

Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Blora Tahun 2022

Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Blora Tahun 2022

Konsultasi Publik atas Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Blora Tahun 2022 telah diselenggarakan pada Kamis (28/1) yang berlokasi di Pendopo Bupati Kabupaten Blora. Acara ini dihadiri oleh Bupati, Bupati Terpilih, Wakil Bupati terpilih Kabupaten Blora, Seluruh Kepala Dinas, serta perwakilan lembaga swadaya masyarakat. Kegiatan  diawali  pembukaan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Pembacaan Doa, Laporan Ketua Penyelenggara, sambutan Pembukaan oleh Sekretaris Daerah Acara dilanjutkan dengan pembahasan  serta sesi diskusi konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Blora Tahun 2021.

Pembahasan awal Bupati terpilih menjabarkan mengenai visi dan misi yang memprioritaskan pembangunan infrastuktur diberbagai wilayah yang masih berjalan 60%. Pada masa pandemi ini menyebabkan pengangguran naik dan angka kemiskinan juga naik yang membuat posisi kemiskinan pada Kabupaten Blora berada pada posisi 23 dari 35 Kab/Kota se Jawa Tengah. Hal ini menjadi prioritas utama Bupati di masa pandemi untuk mengurangi angka pengangguran. Selain itu, pada tahun 2022 Kabupaten Blora juga mempunyai misi untuk pemulihan ekonomi dengan peningkatan kualitas infrastruktur yang diharapkan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

Beberapa masyarakat memberikan pertanyaan maupun permintaan dalam pada kondisi Kabupaten Blora saat ini seperti halnya kelanjutan kerja sama daging sapi dengan Jakarta untuk meningkatkan income masyarakat. Adapun permintaan masyarakat yang menginginkan lampu penerangan di jalan untuk merealisasikan visi dan misi yang sudah ada. Wakil ketua DPRD memberikan tanggapan untuk program infrastruktur Kabupaten Blora saat ini terdapat jalan rusak sepanjang 450Km dengan anggaran rigid 1M/km. Anggaran yang dimiliki Kabupaten Blora 130M. Sehingga masih memiliki beban 370M di tahun 2022 yang harus teratasi, jika kualitas lebih bagus lagi anggaran diperkirakan 2M/Km.

Pada masa Pandemi virus corona ini juga menghambat kegiatan belajar mengajar di Blora yang mana masyarakat berkeluh kesah mengenai kegiatan belajar online yang. Hal ini menyebabkan para orang tua yang kewalahan dalam mengajari anak anak mereka yang belum tentu tau materi pembelajaran nya. Selain itu, masyarakat juga meminta pemerintah untuk berfokus pada anak difabel yang juga harus mendapatkan kualitas pendidikan yang sama serta bantuan sosial yang dapat memberikan kesejahteraan mereka, dan juga perwakilan Ibu PKK juga meminta untuk diadakan sesi musyawarah khusus ibu-ibu, dan masyarakat difabel agar lebih mudah dalam penyampaian aspirasi, perwakilan pemerintah Kabupaten melalui Sekda menyetujui saran tersebut.

Bupati Djoko Nugroho memberikan masukan untuk perbaikan infrastruktur pembangunan jalan sampai dengan Ngawi agar dapat diteruskan, diharapkan dengan pembangunan  jalan ini dapat membuka akses wilayah Blora Selatan, sehingga potensi jagung yang terdapat pada wilayah tersebut dapat dimanfaatkan dengan optimal. Selain itu pembangunan Jembatan dengan anggaran dua Kabupaten telah dilakukan, hal itu merupakan bentuk optimis agar selanjutnya kerjasama antar daerah dapat terus dilakukan. Pada masa pandemi ini  Bupati berharap masyarakat dapat terus mematuhi protokol kesehatan mengingat masih terdapat beberapa masyarakat yang belum mematuhi hal tersebut, serta pemberian vaksin yang diharapkan juga dapat menghambat penyebaran virus corona yang terjadi di Kabupaten Blora.


Info