23 April 2021   08:48 WIB

Kunjungan Tim dari Kementerian Sosial RI terkait Upaya Pemkab Blora dalam Menurunkan Stunting

Kunjungan Tim dari Kementerian Sosial RI terkait Upaya Pemkab Blora dalam Menurunkan Stunting

Kunjungan Tim dari Kementerian Sosial RI terkait Upaya Pemkab Blora dalam Menurunkan Stunting

Kepala Bappeda melalui Kasubid Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Yuni Andari, SKM menerima kunjungan Tim dari Kemensos RI terkait upaya Pemkab Blora dalam menurunkan Stunting, Rabu, 21 April 2021 di Bappeda Blora. Sebelumnya, Kabupaten Blora telah memperoleh beberapa penghargaan penilaian pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Stunting Terintegrasi Tahun 2019 antar Kabupaten di Jawa Tengah dengan kategori Kabupaten paling Inovatif, Inspiratif, dan replikatif, selain itu dalam penilaian Praktek Baik antar Kabupaten di Jawa Tengah Tahun 2020 Kabupaten Blora memperoleh kategori Kabupaten paling Replikatif dan Inovatif.

Salah satu hal yang diterapkan di Kabupaten Blora dalam menangani penurunan stunting yaitu dengan menambah daun kelor kedalam makanan dan suplemen pada anak. Diketahui kandungan Kelor Blora mengandung 18 asam amino yang dibutuhkan untuk membangun tubuh yang sehat dan bugar. Kandungan asam aminonya paling tinggi dibandingkan dengan sumber makanan lainnya. Sehingga sangat tepat untuk menangani gizi buruk. Banyak negara-negara dari Afrika yang meminati hal ini. 

Kabupaten Blora memiliki Kampung Konservasi Kelor bernutrisi tinggi di wilayah Desa Ngawenombo Kecamatan Kunduran yang berhasil menarik perhatian publik dunia. Meskipun terletak di tengah area persawahan yang jauh dari pusat Kabupaten, kampung ini sering didatangi pengusaha dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Myanmar, Korea, negara-negara Afrika, Eropa hingga Amerika hanya untuk belajar kelor dan pengolahannya.


Info